Jumat, 21 Oktober 2011

Jaga Sikap

Ini adalah pengalaman saya baru-baru ini mengenai arti jaga sikap bagi diri saya sendiri terhadap orang lain..

Saat itu saya sedang mengerjakan tugas Fisika, secara mendetail saya pelajari semua yg telah guru saya ajarkan, kemudian seorang perempuan menghampiri saya. Ternyata dia adalah teman saya yang bernama %#$.

Dia bertanya kepada saya mengenai pelajaran Fisika tersebut, lalu saya jelaskan kepadanya, sejenak dia benar-benar memperhatikan apa yang saya jelaskan, namun kemudian dia malah asik sendiri dengan hp nya, sehingga saya seperti orang gila yang berbicara sendiri.

hmm,,Ok setelah itu saya diam dan melanjutkan belajar lagi, tetapi beberapa saat dia kembali bertanya lagi, kemudian seperti biasa saya ladenin dia dengan menjelaskan materi tersebut, namun dia berubah expresi seperti orang yang males belajar begitu.

Setelah itu saya mulai ambil jaga sikap terhadapnya, tapi entah kenapa dia malah menyangka bahwa saya ini marah hanya gara-gara saya cuek kepadanya. Padahal saya sebenarnya hanya berusaha tidak mengganggu dia. Akan tetapi akhirnya dia yang menjadi marah balik.

Satu saat, pas ketika ada sebuah tes ulangan, saya hendak meminta sebuah kertas kepada teman saya karena ketika itu saya tidak membawa buku dan tas, tiba-tiba dia menyodorkan sebuah kertas kepada saya, tapi saya terlalu malu untuk mengambilnya. Akhirnya saya mengembalikan kertas itu dan berpura-pura telah memiliki kertas ke dia, padahal sebenarnya belum punya. Dan akhirnya saya meminta kertas kepada teman saya yang duduk di sebelah saya. Hal itu ternyata diketahui oleh dia, sehingga ketahuanlah bahwa saya ini memang sangat berubah kepadanya. Hingga akhirnya sampai saat ini dan detik ini dia menjadi cuek dan menjadi biasa-biasa saja kepada saya.


Dan inilah akhir sebuah jaga sikap yang saya lakukan terhadapnya berujung jaga sikap dia juga terhadap saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar